Minggu, 24 November 2024

CANDI MANJUNG NGAWEN KLATEN

Sisa Peradaban Kuno desa Manjung Ngawen Klaten.


Uri uri budaya dan leluhur

Sekedar catatan sejarah.


🙏Maaf sebelumnya buat semua pembaca.

Bukan maksud saya untuk menyimpulkan

Namun saya hanya sekedar menulis saja.


Manjung kecamatan ngawen kabupaten klaten sudah sejak lama dikenal sebagai salah satu sentra penghasil mie soun.


Hampir 25 persen dari jumlah penduduknya mengandalkan hidup dari mie yg berbahan baku dari tepung aren dan sagu ini.


Seiring dengan perkembangan jaman kini desa Manjung telah menjadi salah satu sentra industri soun yg ada di klaten.


Tapi maaf kali ini saya bukan mau membahas tentang sejarah mie soun.


Tapi mau sedikit sharing saja !!!


Postingan ini saya buat untuk mengungkapkan pernyataan dan sekaligus mengutamakan pertanyaan juga.....


Ini bukan sekedar dongeng pengantar tidur, karena bukti sejarah ada.


Setiap desa pasti memiliki sejarahnya masing-masing, demikian pula dengan Desa Manjung ini


Sejarah asal muasal desa seringkali tertuang dalam dongeng-dongeng yang diwariskan secara turun-temurun dan disampaikan dari mulut ke mulut

Sehingga sulit dibuktikan kebenarannya.


Masih di sekitaran Manjung.


Jika kita bertanya siapa pertama pendiri desa Manjung...

Siapa yg membangun...

Bagaimana dulunya sejarah desa Manjung...

Mungkin tidak akan mendapati jawaban.

Kecuali dengan adanya prasasti.


Seperti hal nya di desa Ngupit yg tlh di temukan batu prasastinya.

Siapa yg menyangka bahwa Upit adalah sebuah desa yg paling tertua di indonesia.


😌Sudahlah kita kembali ke Manjung lgi saja...



Di dusun Ngaglik desa Manjung sebenarnya ada satu titik napak tilas sebelum Majapahit dan Singosari berdiri.


Sebagai warga Manjung saya yakin mungkin banyak yg tidak mengetahui tentang keberadaan napak tilas Manjung ini.


Sepenggal kisah napak tilas yg melongok ribuan tahun ini berlokasi di dusun Ngaglik desa Manjung, di tengah² kawasan industri pabrik mie soun penduduk Manjung


Lebih simpelnya berada di lahan kebun/rumah bekas milik pak Sri atau di belakang rumah mbah Harjo Sarnyoto warga Ngaglik Manjung Ngawen Klaten.










Napak tilas yg kini masih tersisa berupa komponen Situs Candi

antara lain Dorpel, Batu Takik, Yoni dan sebuah Arca Nandi 

 ( lembu andini tanpa kepala )


Kepala arca memang sdh tdk ada, kemungkinan dlu di curi pada masa pemerintahan belanda.


Seluruh benda² tersebut berbahan dari batu andesit

Komponen demikian serta dengan adanya keberadaan yoni sdh jls dahulu adalah tempat suci dan biasanya digunakan untuk sembahyang ke-peribadatan umat Hindu.


Menurut cerita masyarakat secara turun temurun konon di bawah batu candi menyimpan banyak harta karun.


Lantaran Mbah Kariyo dan Mbah Dalimo 

*ke 2 nya sdh almarhum* kedua warga Ngaglik tersebut dahulu pernah menemukan *Golek Kencono Berlapis Emas* saat menggali tanah di dekat situs candi.


Banyak pertanyaan yg masih menghantui tentang sejarah petilasan itu, dan yg tersisa disini hanyalah batu batu andesit yg sudah tidak lengkap & mungkin banyak yg sudah terkubur.


Tak banyak orang yg paham terkait sejarah batu batu tersebut, termasuk pemilik kebun sendiri.

Hal itu karena kurangnya informasi dari nenek moyang tentang sejarah situs batu itu.. Pengetahuan mereka hanyalah sebatas,

 batu itu dulu tinggalan leluhur di era zaman Kerajaan Medang / Mataram Kuno.


Dan bukan tidak mungkin, bisa jdi tempat ini dulunya adalah cikal bakal Desa Manjung.


Entah sudah berapa usianya.

🤔Ratusan tahun? Mungkin ribuan tahun...  













Mereka lah saksi bisu berubahnya sebuah peradaban.

Orok yang pertama kali bertamu, lalu menjadi dewasa, renta, dan berakhir sirna.

Dari generasi ke generasi.

Pohon-pohon yang hidup bersama peradaban Desa Manjung.   


Tentang susunan batu yang membentuk petak-petak persegi, mungkin mereka yang lebih fasih untuk bercerita,, 

  (bukan saya hlo yaa...😌)

Tentang apa yang pernah berdiri di tempat ini,, Tentang apa yang pernah terjadi di tempat ini,, Kemarin dan bertahun-tahun lampau.


Entah hingga kapan mereka akan ada di sini.

Usia akan senantiasa fana..,

Semoga hanya alam yang bertanggung jawab dan berkuasa untuk menghapusnya..,

Bukan tangan-tangan serakah manusia..,


Jika ada salah dalam penyampaian saya,, mohon koreksi...dan mohon di maafkan. #🙏


Dari sejarah kita ada,,

Dengan sejarah kita ada cerita,,

Ajarkan ke sesama kalian cara mencintai negeri ini

Selalu berbuat baiklah pada sesamamu dan segenap alam dengan batas mampu.


SALAM BUDAYA.

Senin, 09 Februari 2015

Manjung

Desa manjung kecamatan ngawen klaten sudah sejak lama dikenal sebagai salah satu sentra penghasil mie soun.
Hampir 25 persen dari jumlah penduduknya mengandalkan hidup dari mie yg berbahan baku dari tepung aren dan sagu ini.Dari sekian banyak artikel yg saya baca mengenai manjung, artikel yg meraih posisi teratas di hasil pencarian via Google yaitu soun!!?
Oleh karena itu saya berambisi untuk membuat blog tentang sebuah keberadaan situs atau candi yg ada di manjung yg tidak pernah diketahui orang sebelumnya.
Banyak yg tidak mengetahui tentang keberadaan situs manjung ini
situs ini terletak di dekat kawasan industri pabrik mie soun penduduk manjung
dan lebih tepatnya berada di belakang rumah bapak harjo sarnyoto warga ngaglik manjung ngawen klaten.
Akses menuju situs ini sebenarnya tidak terlalu sulit...   kondisi jalanan menuju lokasi sangat baik
hanya saja tidak ada papan nama penunjuk arah yg bisa membantu orang untuk berkunjung/melihat situs manjung tersebut.


  •                Arca nandi tanpa kepala

    menurut cerita masyarakat secara turun temurun konon di bawah batu candi ini menyimpan banyak sekali harta karun.
    dikarenakan dulu seorang warga setempat pernah menemukan sebuah "golek kencono" di dekat situs.
    Banyak  pertanyaan yg masih menghantui tentang sejarah situs ini, dan yg tersisa disini hanyalah batu batu andesit yg sudah tidak lengkap & mungkin sebagian sudah terkubur.


    • Demikian situs di manjung
      Semoga dapat menjadikan info + panduan jalan jalan ke situs situs dan candi candi<*>
      Selamat kelayapan..............!